Posts

Showing posts from March, 2020

Perempuan Yang Terkurung Kenangan

Image
pixabay Rizal De Loesie Setiap senja, iya senja bagaimanapun warna dan rasanya tetap membawa lantun-lantun rindu ke relung jiwa Mutia. Dia sangat mencintai senja. Senja bukan peristiwa biasa yang datang lalu berlalu meninggalkan sari-sari entah cinta entah rindu dan penyesalan sepanjang hidupnya. (Rizal De Loesie) “ Hal yang tak pernah bisa diterima logika adalah Cinta. Dan yang tak pernah selesai adalah penyesalan“. (Rizal De Loesie) ** Kelelahan menjalar diseluruh tubuh Mutia. Masih banyak barang-batrang yang harus ditata. Bahkan beberapa barang bawaan yang baru diturunkan dari truk masih berada di teras rumah. Perjalanan sejauh lebih 100 Km juga membuat rasa lelah, terlebih lagi membayangkan harus menata barang-barang ini semua pada rumah mungil yang memiliki 2 kamar tidur seukuran 3 x 4 meter. Sedangkan ruang tamu membelah sisi rumah selebar 3 meter dan kebelakang terbentur dinding dapur. Hanya tersisa 3 x 6 meter untuk menaruh barang-barang. Halaman belakang hanya...

Satu Perempuan Untuk Dua Lelaki

Image
pixabay Rizal De Loesie Siska, perempuan 35 tahun  yang berprofesi sebagai guru di salah satu sekolah swasta merupakan sosok perempuan energik dan ambius, apalagi setelah rumah tangganya terasa dingin. Dalam perjalanan karirnya dihadapkan pada hal yang sulit dihindari karena ada beberapa kepentingan yang sama-sama dibutuhkan dalam mewujudkan mimpinya. Ada sosok lelaki yang membantunya dalam satu hal yang mengabitkan hubungannya menjadi hubungan pribadi, dilain pihak ada ada suaminya tempat bergantung secara ekonomi. Siska terlibat hubungan segitiga yang sulit diterima logika. S iang ini cuaca masih diguyur hujan deras. Jalanan sebagian besar terendam air. Begitulah kota, kota yang saling mendesak. Bangunan yang bermunculan tanpa lagi tata aturan dan memikirkan drainase, masih banyak masyarakat yang belum sadar menjaga lingkungan sehingga saluran air banyak yang tersumbat sampah. Belum lagi lapisan tanah yang banyak ditutupi beton sehingga penyerapan air sangat rend...

Makrifat Sajak

Rizal De Loesie **Bila sajak adalah mantra, maka syair menjadi doa Rapalkan di tujuh lembar daun jarak, dengan sholawat Hanya meminta ridho dari Allah *** ** Sajak yang kita erami di juntai akar bakau Tumbuh merupa ubur-ubur Di balur pekat lumpur di telapak Melukis dua pasang jejak bersinggungan Lalu siang menaik, tangga langit kau taruh harapan Seluas samudra, Pecah jua ombak ke mata kaki * Setelah musim badai melipat pawana senja Kapal telah menyandar, harapan harus tumbuh Pelayaran ini mengisau ranjau dan igau Hingga jemari tak lagi tersangkut sauh Melayu adalah melayu, Di tanah ini. Menanam kenangan Laut tak hanya memecah ombak Laut jua menyibak jarak * Sebanyak mantra, sebanyak syair, Tak lah laut kira bertaut ** pernah di tulis 30 tahun lalu