SERAMBI JIWA
Aku adalah serambi dari jiwaku yang menepi,
Dan menjadikan se cangkir kopi menemani,
Dalam temaram dan kelambu hati berselubung awan
Larutlah sekejap dalam pahitnya, seraya kemanisan
Hanyalah potret yang di gambar di tadah cangkir,
Menderaikan segala yang tumpah,
Jiwaku, tempat semua tinggal bermukim
dari Barat ke Timur dan
Ke ujung tali samudera ….
Bila laut tertuju, kusenandungkan nyanyian badai
Karena di langit cakrawala menulis kata,
Yang kupetik bait ke bait
Arahnya rasi bintang dan kata hati,
**
Terkadang, aku adalah radja dari segala asa,
Yang turun tahta, sebelum semua menjadi ranum
Dalam remah waktu yang tersisa,
Namun, aku tetap mengingat-Mu ya Rabby,
Comments
Post a Comment