Garam



Laut mengeram asin
Terjilat pantai dan karang
Lidah camar menyambar-nyambar
Meracau pada langit
Membasah kesah
Sayap tak pernah terbang
Dari gamit pandang

Aku menjelma air asin,
Meramu segenap luah
Menyisih setiap ludah
Kata dan dera dari menara
Di pantai curam
gulita malam

Kau sauk air, kau tadah rekah
Pada matahari berdengkang
Lalu kau cicip sari garam
Dari bongkah-bongkah lelah

Bandung, 2019


Comments

Popular posts from this blog

APSARA

Diary Seorang Janda

Sajak Kemarau