Bulan Ranum


Rizal De Loesie

 

Malam ini, aku jatuh cinta pada rembulan bulat sempurna

Dilingkari garis tipis awan melingkup kesetiaan

Langit maha luas, cakrawala yang ku pandang

Adalah harapan terhampar

Walau kutahu, aku dalam sekat keterbatasan penat penantian

 

Bulan ranum, kubayangkan senyumam bidadari kemilau cahaya

Sayap malam menyapa nurani, agungnya semesta diciptakan tuhan

Begitu kerdil diri yang hanya menyiasati hati,

Mengobati bilur luka, rindu dan asa yang terdera

Sedangkan bulan hanya tersenyum manja

 

Diriku,bukan apa-apa, tetapi kau tak berarti bisa

Menganggap serpihan asa yang menjadikanmu semu

Aku adalah sari alam yang kukemas dengan ketuhananku

dan semesta adalah ladang jiwaku untuk berdamai

Dengan sayap bidadari dan sinar cahaya keikhlasan

 

Tak akan habis dalam imanku

Tak hapus dari harapanku

Tak satu pun kasidah dan kata membuatku luruh

Dihamparan sajjadah adalah rumah bagi jiwa

Yang terpungut lara

 

2020

Comments

Popular posts from this blog

APSARA

Diary Seorang Janda

Sajak Kemarau