Perhentian



**Rizal De Loesie***
sajak  lahir dari pucuk jiwa
Melata pada dinding kenang,
Perjalanan panjang
Simpul waktu tak punah
Menceritakan kisah
Mengendap sari kopi
Entah kau bicara pahit
Setelah kemanisan hilang
Seilir jejak menepi cahaya
Manik-manik tertangkap tangan basah
Kau hirup sari jiwa nan gundah
Tertadah dalam keresahan
kan kautemukan hanya  rasa
menghambar, manis
hambar yang menghampar
sementara manis tergerus ombak
sesaat menggubah tepi dermaga
tapi aku tak lagi mengangkat sauh
di perhentian itu

Bandung, 12 April 2019
Terinspirasi sebuah lagu

Comments

Popular posts from this blog

APSARA

Diary Seorang Janda

Sajak Kemarau