Sajak Lengang

Sajak Lengang"
Terus saja di bola matamu,
mengendap redup cahaya:
yang seharusnya bias rembulan
Rembulan telah beranjak.......
Langkah-langkah kita,
Susuri belantara dalam untai kata
yang menyatukan kasih ombak,
pesisir pantai...
Walau tak pernah kita temui,
Selain pohonan dan akar asa,
untuk berbagi...
**
Di matamu jua sebait sajak hinggap
Sebelum senja perihkan pandang,
di sisa petang....
Syair-syair tentang di kau dan aku
Lahir dari ketiadaan
Tumbuh di buih-buih apa adanya,
Hingga aku,  selalu kehilangan
*****

Comments

Popular posts from this blog

APSARA

Diary Seorang Janda

Sajak Kemarau