Taman Jiwa


Berhembuslah wahai angin,
Jika cahaya jiwaku redup
Tiupkan jendela hatiku,
Dari jemari luka,
Tak ada lagi jerit yang pahit
Jika lambaimu pengobat duka
**
keringkan yang lama terbenam
Dalam syahdu ke ikhlasan
Jika jemari enggan menggenggam.
Jenguklah  asa menjadi raga
Untuk kuat menapak
**
Raih aku dalam dekapMu ya Rabbi
Segala doa ku tadahkan pada Mu,
Bila senja, bangunkan rembulan
Agar langitku penuh cahaya,
Biarkan ku ikuti jejak hujan,
Penghapus airmata
**
Kini, jiwaku tumbuh dalam kecambah waktu, untuk bangkit
Tak ada kerapuhan luluh
Selain sebatang  iman,
Daunnya teduh menjadi taman
Tempat kubersandar ....



Comments

Popular posts from this blog

APSARA

Diary Seorang Janda

Sajak Kemarau