Membungkus Rasa Takut
Rizal De Loesie

Seperti apa ketakutanmu di banding kepada Tuhan
Kota bising tiba-tiba mati, berselimut awan
Di jalanan hanyalah tulisan himbauan
Janji politik telah ditanggalkan
Tak lagi datang bertandang

Seperti jeruji kita bangun pengurung diri
Sepi berlapis dan rasa cemas persembunyian
Di luar kembang-kembang masih seperti dulu,
Tak ada rasa takut kelopaknya gugur
Karena bertuhan adalah keyakinan
Udara bisa menyelinap dalam paru-paru
Bisa berhenti tanpa ragu-ragu

Masih kemaren sore rasanya,
Tanganmu telah meraih banyak peristiwa
Dari salam basa-basi sampai sepiring kue coklat stobery
Dari makanan sentuhan teknologi cepat saji
Sayuran segar dipolesi pestisida dan warna-warni
Pada kotak sarapan anak sekolah pagi hari

Seperti apa telah kita jalani
kini, kita bagai kapal bocor tersandar di dermaga
laut tak lagi dalam, air kian anyir mengalir
mari kembali ber –alam semesta-


Bandung, 2020

Comments