Mencari Musim
Rizal De Loesie
Selepas senja
Matahari di matamu memagut hulu cuaca
Kecambah cahaya redup tiba-tiba
Genangan lekuk nasib
Sebait sepi menjarah cawan waktu
Sungai mengalirkan musim
Hangat terjal dan luka
Sepi menari menghias relung gaung
Wajah berkaca. Cermin diri
mencari batas –batas ikhlas
Bukan tentang telaga mimpi
Duri dalam dada yang curam
Menekuk daunan malam
Hidup adalah suluh api
Dari rahim jiwa. Hati adalah racun
Pikiran itu sendiri
Buritan semua mimpi bermuasal
musim belum mengepak layar
Perahu tersandar menaut bisu

Comments
Post a Comment