Ranting Tak Patah


Sepasang burung  hinggap

Pahon merupa ranting, dedauan menginjak sepuh

di sapu angin  dari bilik peraduan

cicit yang berjauhan  

hanya suara gaduh dalam jiwa. Terlunta beribu puisi

kata  tak bersahut suku

saling menikam. Punggung waktu bersisian

kembali sunyi. Pohon yang letih merayu angin

ranting tak patah

kepelukan

Comments

Popular posts from this blog

APSARA

Diary Seorang Janda

Sajak Kemarau