Lengan Enggan

Rizal De Loesie

 




Lengan hujan sembunyi

Enggan  tiris di tanah rekah

Walau degup nyala membakar ulu nadiku

Mencecap banyak harap

Darah mencincang semua mimpi

Lukisan ratapku pada cangkir atma

Derai sekejap untuk kecambah menunggu

Jika,masih tersisa tirisan cinta

 

Aku qatam memilah warnamu

Liuk tubuh yang tak hafal irama

Hanya sepasang lengan enggan merangkul

Bila nanti kecambah terinjak waktu

Datangmu tak lagi kuharap

Hanyutlah segala ayunan dibuai rayu

Merupa tanah –

Jejak sabar tumbuh

Comments

Popular posts from this blog

APSARA

Diary Seorang Janda

Sajak Kemarau